Apakah Islandia ada di Eropa?

Islandia adalah negara pulau Nordik yang terletak di Samudera Atlantik Utara dengan luas sekitar 40.000 mil persegi dan populasi sederhana 348.580 orang. Reykjavik adalah ibu kota serta kota terbesar di Islandia dengan lebih dari dua pertiga penduduknya tinggal di sana. Pertanyaan apakah Islandia adalah bagian dari benua Eropa dapat dijawab dengan melihat keberpihakan bangsa dalam hal geografi dan politik.

Geografi Islandia

Secara teknis, Islandia bukan bagian dari Eropa Amerika Utara dalam hal lokasi geografis. Secara khusus, Islandia terletak di pertemuan antara Samudra Atlantik Utara dan Arktik di wilayah yang diikat oleh garis lintang 63 dan 68 ° N dan bujur 25 dan 13 ° W. Bagian utama pulau terletak sepenuhnya di sisi selatan Kutub Utara. Lingkaran.

Jarak antara Islandia dan Eropa kontinental lebih pendek dari jarak dengan daratan Amerika Utara. Namun, pulau Greenland, yang dianggap sebagai pulau Amerika Utara, adalah yang terdekat dengan Islandia dengan jarak antara keduanya menjadi 180 mil. Pergi dengan posisi geografis ini, akan mudah untuk menyimpulkan bahwa Islandia adalah bagian dari Amerika Utara. Namun, karena alasan yang didasarkan pada politik, sejarah, kepraktisan, budaya, dan geografi, Islandia adalah bagian dari Eropa. Tanah terdekat di Eropa termasuk orang-orang seperti Kepulauan Faroe (260 mil), Pulau Jan Mayen (350 mil), Shetland dan Outer Hebrides (keduanya 460 mil), dan tempat-tempat lainnya. Norwegia, sekitar 600 mil jauhnya, adalah daerah terdekat ke Islandia yang merupakan bagian dari benua Eropa. Di sisi lain, ujung utara Labrador, sekitar 1.290 mil jauhnya, adalah tanah terdekat ke Islandia yang merupakan bagian dari daratan Amerika Utara.

Hubungan Politik dan Luar Negeri Islandia

Secara internasional, Islandia adalah anggota badan-badan seperti PBB, Dewan Eropa, NATO, dan lainnya. Sementara itu mempertahankan hubungan baik dengan negara-negara lain, ikatannya sangat kuat dengan negara-negara Nordik lainnya, Amerika Serikat, Jerman, negara-negara NATO, dan Kanada.

Menariknya, sementara Islandia adalah anggota Wilayah Ekonomi Eropa (EEA), negara itu bukan anggota Uni Eropa. Menjadi anggota EEA hanya memberikan akses ke pasar di UE. Baru-baru ini, pada Juli 2009, Althing (parlemen Islandia) setuju untuk melamar keanggotaan di UE yang dilakukan secara resmi pada 17 Juli 2009. Namun, jajak pendapat yang dilakukan pada 2013 menunjukkan bahwa sebagian besar warga negara menentang gagasan bergabung dengan UE. . Akibatnya, setelah pemilihan 2013, partai-partai yang berkuasa menjanjikan referendum tentang masalah ini. Ada banyak alasan yang dikemukakan oleh para ahli agar negara tidak menjadi bagian dari UE. Alasannya termasuk harapan bahwa UE akan berdampak negatif pada sektor pertanian negara itu, industri perikanan Islandia akan terkena dampak negatif oleh Kebijakan Perikanan Umum UE, dan alasan lainnya.

Pulau-Pulau Lain Seperti Islandia

Ada banyak pulau yang berada dalam situasi yang mirip dengan Islandia. Contoh yang baik adalah Hawaii, yang bukan di Amerika Utara tetapi merupakan bagian dari AS. Contoh lain termasuk Kepulauan Inggris, Greenland, dan Irlandia.