Apa Keyakinan Agama Tenrikyo?

Tenriisme, atau Tenrikyo, adalah salah satu agama yang berkembang di Jepang, dan di dunia secara keseluruhan. Berasal dari wanita Jepang bernama Nakayama Miki pada abad ke-19, agama ini sekarang memiliki lebih dari 1, 75 juta pengikut di Jepang dan lebih dari 2 juta di seluruh dunia.

Sejarah, Teks Suci, dan Gambaran Umum Keyakinan

Kisah tentang asal-usul agama ini berasal dari tahun 1838 ketika Nakayama Miki, atau Oyasama sebagaimana dia dipanggil oleh para pengikutnya, dirasuki oleh Dewa Satu (Tenri-O-no-Mikoto), yang menuntut suaminya agar Miki menjadi diberikan kepadanya sebagai tempat suci manusia. Setelah tiga hari, suaminya menerima lamaran itu dan Miki kemudian berpaling ke kuil dewa tempat Tuhan berbicara. Teks suci Tenrikyo adalah Ofudesaki, Mikagura-Uta dan dan Oshashizu . Semua buku ini berisi puisi atau lagu mengenai kata-kata dewa yang diceritakan melalui kepemilikan pendiri agama, Nakayam Miki. Buku utama dianggap Ofudesak i . Agama itu tidak sepenuhnya monoteistik atau panteistik.

Kehadiran Global dan Praktisi Terkemuka

Agama ini adalah salah satu dari banyak "agama baru" Jepang, dan telah tumbuh secara signifikan selama seratus tahun terakhir, dengan lebih dari 1, 75 juta pengikut di Jepang dan lebih dari 2 juta pengikut di seluruh dunia. Mengingat fakta bahwa agama dan pemberitaannya dimulai pada akhir pertengahan 1800-an jumlah pengikut yang dimilikinya sangat mencengangkan. Prinsipal sederhana namun mulia yang diyakininya telah menyebabkan keunggulannya dan meningkatnya jumlah pengikut. Praktisi agama yang paling terkenal adalah Avram Davidson penulis fiksi ilmiah, Naoki Matsuyo, pesepakbola Jepang, dan Ayaka Hirahara, penyanyi pop Jepang.

Perkembangan dan Penyebaran Iman

Tenrikyo dinobatkan sebagai salah satu dari tiga belas kelompok yang termasuk dalam Sect Shinto antara 1908 dan 1945 di bawah klasifikasi Shinto Negara. Operasi utama hari ini dilakukan oleh 16.833 gereja di Jepang, serta banyak organisasi berbasis komunitas lainnya seperti Jiba dan Oyasato-Yakata. Karena universitas Tenri yang bergengsi dan Sekolah Bahasa Asing Tenri agama telah membuat nama untuk dirinya sendiri meskipun kurang dari setengah dari siswa ada pengikut agama itu sendiri. Dalam beberapa tahun terakhir agama ini telah tumbuh secara signifikan bahkan di luar Jepang. Ada 22 pusat agama di luar Jepang dengan banyak dari mereka berada di Asia Tenggara dan Amerika. Pusat-pusat ini kebanyakan berfokus pada pemberitaan ajaran agama dan mengajar orang untuk hidup "Kehidupan yang Gembira".