Apa Benua Malaysia Di?

Malaysia adalah monarki konstitusional federal yang terletak di Asia Tenggara. Berbatasan dengan Thailand, Vietnam, Singapura, dan Indonesia. Kadang-kadang disebut sebagai ekonomi macan Asia, pada sensus 2013 ia memiliki populasi 29, 7 juta orang. Orang Melayu merupakan 52% dari demografi lokal, tetapi ada juga orang Malaysia dari Cina (27%), orang India (9%), orang asli (12%), dan lain-lain termasuk komunitas Thailand dan klan Portugis di Malaka.

Benua Asia

Asia adalah benua terbesar dan terpadat di dunia. Dikelilingi byte Artic Ocean ke Utara, oleh Samudra Pasifik ke Timur, dan oleh Samudra Hindia ke Selatan. Banyak peradaban manusia yang paling awal terletak di Asia, misalnya peradaban di Mesopotamia, di Lembah Indus, dan di sepanjang Sungai Kuning. Asia juga merupakan tempat kelahiran Yudaisme, Islam, Kristen, Budha, dan banyak agama besar dunia. Ekonomi terbesar di Asia adalah China, Jepang, dan India.

Geografi Malaysia

Ibukota Malaysia, Kuala Lumpur yang merupakan Kota Warisan Dunia UNESCO, berada di wilayah barat negara itu. Sisi Timur negara yang didominasi Muslim, penuh dengan hutan dan kehidupan binatang dan tumbuhan yang subur. Selain Kuala Lumpur, kota-kota penting di negara ini adalah Georgetown, Ipoh, Johor Bahru, Kuantan, Kota Kinabalu, Kuching, Malaka, dan Miri. Sementara sebagian besar orang Melayu adalah Muslim, ada kantong ibadah Hindu di seluruh negeri. Ini karena, sebelum kedatangan pedagang Arab selama Kesultanan Malaka, Sriwijaya dan Majapahit memegang banyak pengaruh di wilayah tersebut dan penting untuk penyebaran agama Hindu.

Sejarah Malaysia

Semenanjung Melayu dijajah oleh Portugis yang tidak toleran terhadap agama setempat. Namun, Belanda, dengan bantuan Sultan Johor, mengusir mereka. Mereka kemudian bergabung di wilayah tersebut oleh Inggris. Pada 1824, perjanjian Inggris-Belanda ditandatangani. Hasil dari perjanjian ini adalah pembagian wilayah menjadi apa yang saat ini menjadi negara Malaysia dan Indonesia. Selama Perang Dunia Kedua, Inggris, yang mengendalikan Malaysia, diusir dari kendali mereka oleh tentara Jepang. Namun demikian, setelah perang, Inggris mendapatkan kembali kendali atas wilayah tersebut dan membentuk koloni yang disebut Uni Malaya. Bagian dari koloni terpecah dengan sendirinya, sebuah daerah yang kemudian dikenal sebagai Singapura. Pada 31 Agustus 1957, Inggris memberikan kemerdekaan kepada Melayu dan Tunku Abdul Rahman menjadi presiden negara baru. Enam tahun kemudian, pada 16 September 1963, wilayah ini bergabung dengan koloni Inggris di Kalimantan Utara, Sarawak, dan Singapura untuk membentuk negara baru bernama Malaysia. Pada 9 Agustus 1965, karena populasi Cina mayoritas Singapura dipandang sebagai ancaman terhadap dominasi Melayu, Malaysia dikeluarkan dari federasi.

Pemerintahan Malaysia

Malaysia memiliki seorang raja, yang sebagian besar adalah kepala negara nominal, dan seorang perdana menteri yang memiliki sebagian besar kekuasaan dalam pemerintahan. Parlemen Malaysia dibagi menjadi majelis rendah dan majelis tinggi. Perdana menteri adalah kepala partai yang memenangkan kursi terbanyak di majelis rendah, sementara kerajaan berotasi di antara para penguasa sembilan negara kerajaan. Raja saat ini adalah Tuanku Muhammad V dari Kelantan yang masa jabatannya mulai 13 Desember 2016 hingga 13 Desember 2021, sedangkan Perdana Menteri adalah Dato 'Sri Haji Mohammad Najib bin Tun Haji Abdul Razak.